Miracle

Menjadi seorang fasilitator adalah sebuah pengalaman baru bagi saya. Dulu sewaktu kuliah, banyak mengikuti kepanitiaan dan menjalankan acara. Dampaknya? Paling dasar ya eksistensi dari organisasi itu sendiri. Berbeda dengan menjadi fasilitator, dimana kita dilibatkan untuk menjembatani perubahan suatu organisasi ke arah yang mereka inginkan. Fasilitator memiliki keistimewaan untuk menyaksikan keajaiban, atau sesuatu yang “ajaib”. Akan ada dua korporat yang saya cantumkan, bukan hanya karena mereka spesial, tetapi juga saya baru diturunkan untuk dua korporat tersebut. Hehe.

Korporat pertama yang saya ikuti terhitung zonk. Loh kenapa? Bayangkan saja, di rundown mereka tertulis meeting, ternyata dibanting setir menjadi istirahat massal (well, ini karena mereka datang 4 jam lebih lambat sih, dan tidak ada niatan untuk mengganti waktu meeting tersebut). Yang lebih lucu lagi, di hari minggu pagi mereka dijadwalkan untuk kegiatan paintball, ternyata para karyawan tersebut sudah pulang masing-masing sejak subuh. Duh! Bahkan atasannya masih tertidur pulas mereka cabut saja tanpa ada pamit-pamitnya acan.

Berbekal ‘pengalaman’ saya saat menjadi fasilitator tersebut, saya ditarik kembali menjadi fasilitator di sebuah korporat yang baru berjalan lima tahun. Dari divisi Desain Program, kami mengetahui bahwa keadaan korporat saat itu seperti anak kecil yang sedang berantem. Dua manajer tidak bertegur sapa di dan luar kantor, sehingga SEMUA komunikasi dilakukan lewat e-mail. Kondisi seperti ini pastilah merambah ke anak buahnya dan membuat suasana kerja menjadi tidak sehat.

Saat mereka datang ke lokasi outing, tampang masam dan tidak tertarik sudah terpasang di masing-masing wajah. Pak Yono yang memandu acara pembukaan terlihat dicueki dan perlu waktu untuk menarik perhatian peserta. Setelah shalat Jumat, diberikanlah games-games kecil untuk menyatukan mereka dan bisa tertawa lepas. Tetapi sang Manajer masih memegang keangkuhannya dan tidak mau berbagi apa yang ada di pikirannya. Melihat hal ini, kami susun para manajer untuk bersatu dalam satu tim agar mereka bisa memecahkan masalah di antara mereka.

Program Treasure Hunt yang kami rancang memang mengharuskan anggota tim untuk berkomunikasi, bertatap mata, bahkan bersentuhan satu sama lain. Selama enam jam mereka berkeliling kompleks resort serta menyelesaikan misi dan games yang kami tantang, hingga seluruh lelah baru terasa saat pluit akhir acara dibunyikan. Dan tahukah? Tim Manajer tersebut menjadi juara pertama karena mereka gigih untuk mengejar target agar menang. Satu hal yang penting dan mereka canangkan adalah mereka bersedia menurunkan ego masing-masing agar tercipta suatu jalan yang jelas.

Kerukunan antara dua manajer inilah yang menurut saya suatu keajaiban tersendiri, atau istilah yang selalu dingiangkan oleh salah satu tetua Caldera: MIRACLE. Yang tadinya berkomunikasi lewat e-mail, mereka malah meminta bantuan satu sama lain tanpa malu dan berteriak “Hey Mawar! Kesini aja dong, bantuin cari poin di daerah sini sama gue!” dan segera berlari menghampiri tanpa segan. Yang tadinya menganggap dirinya tidak bermasalah (padahal semua masalah bisa dibilang berakar darinya), beliau dengan jiwa ksatrianya berbicara di atas panggung dan menyuarakan tentang instropeksi diri.

Saya salut.

Disinilah kita memang perlu mengimplementasikan titah “Perubahan baik hanya akan datang jika dirinya sendiri menginginkannya”. Betapa dua korporat yang berbeda dengan mindset keseluruhan anggota tubuhnya yang berkeinginan berbeda, akan membawa kesamaan dalam pergerakan organisasinya. Sumber daya manusia adalah aset yang paling berharga untuk setiap korporat. Hargailah dan satukanlah mereka, maka kau akan menjadi tidak terkalahkan.

Outing plus : bounding, leadership, communication, team work

* Tulisan ini pernah dimuat di blog Caldera Indonesia tanggal 16 Februari 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s